Oleh: efraimmasarrang | April 23, 2013

Tentang soal test FGD / LGD PT. PLN Persero

Test FGD / Diskusi Kelompok PT PLN PerseroHii reader, terima kasih telah menyempatkan waktu untuk membaca tulisan saya mengenai SOAL FGD (FOCUS GROUP DISCUSSION) PT. PLN PERSERO. Setelah sebelumnya saya menulis mengenai Cara mengerjakan tes PSIKOTES / GAT PT. PLN (Persero), maka kali ini saya akan sedikit membagi pengalaman saya mengenai tes FGD / Diskusi Kelompok PT. PLN Persero agar teman-teman memiliki persiapan yang cukup sebelum menghadapi tes ini.

Sekedar info, saya menghadapi tes ini pada 25 Feb 2013 di Yogyakarta, dan dinyatakan lulus tes ini bersama sekitar 50 peserta tes lainnya. Saat itu tes diadakan berbarengan dengan tes Psikotest (tes GAT kedua + tes gambar + tes koran/pauli). Tes psikotes dimulai pagi pukul 08.00-12.00 dan dilanjutkan dengan FGD pukul 13.00 hingga selesai.

Apa itu FGD / LGD?? Seperti apa prosesnya?? Bagaimana Contohnya?? cekidot…

Banyak orang yang hanya mengetahui kepanjangan kata dari FGD dan LGD tanpa mengetahui secara mendalam apa FGD dan LGD itu. FGD atau Focus Group Discussion dan LGD atau Leaderless Group Discussion merupakan sejenis tes untuk mengetahui bagaimana seorang peserta tes atau calon karyawan mengutarakan apa pendapat, saran, sanggahan, ataupun perasaan mereka saat berdiskusi dalam suatu kelompok kecil. Cara berbicara yang sopan, tidak mendominasi, tidak berlebihan, dan bertutur kata yang tenang merupakan kunci bagi peserta tes untuk dapat melalui tes ini.

Tes FGD / Diskusi kelompok PT. PLN (Persero) merupakan rangkaian tes yang harus dilewati calon karyawan PLN sebelum akhirnya diangkat menjadi karyawan tetap. Anda harus lulus terlebih dahulu pada tes Akademik dan Bahasa Inggris sebelum bisa menghadapi tes FGD. Pada tes ini anda dituntut untuk menguasai bidang pendidikan anda, Bagaimana anda memilih prioritas dari suatu pemecahan masalah, dan bagaimana anda menganalisis dampak yang timbul dari keputusan itu.

Pada tes FGD PT. PLN Persero, peserta tes akan dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dengan jumlah peserta yaitu 5-9 orang dalam kelompok diskusi tersebut. Percayalah, semakin banyak peserta diskusi maka diskusi akan semakin sulit dikendalikan dan semakin sulit pula dalam mencari kesimpulan sehingga akan lebih mudah bila peserta semakin sedikit.

Bagaimana Proses dan persyaratan FGD / diskusi kelomp0k PT. PLN persero??

  1. Diskusi hanya diberi waktu 25 menit, waktu tersebut sudah termasuk membaca soal dan berdiskusi. peserta tidak akan diingatkan bila waktu 25 menit itu telah habis, Peserta lah yang menentukan sendiri lama diskusinya, anda dapat berdiskusi sangat lama namun perlu diingat bila itu akan mengurangi nilai kelompok tersebut sebab menunjukkan kelompok tersebut sulit berdiskusi secara efektif, Semakin cepat anda menyelesaikan diskusi maka semakin baik namun perlu diingat bahwa diskusi hendaknya jangan asal diskusi kosong saja namun haruslah efektif dan menarik.
  2. Peserta akan diberikan kebebasan untuk menjalankan diskusinya, anda ingin membuatnya seperti diskusi di sekolah pun tidak ada yang melarang, namun yang perlu diingat bahwa yang dinilai adalah yang BERSUARA. Semakin sedikit anda berbicara atau mengemukakan pendapat maka semakin kecil kemungkinan anda untuk lulus. Berbicaralah yang berbobot dan menonjol tetapi tidak mendominasi diskusi, berikan kesempatan pada peserta yang lain untuk berbicara sebab anda memiliki posisi yang sama dengan peserta yang lain. Bila anda ingin membuat diskusi lebih efektif, tentukanlah Moderator dan sekretaris dalam diskusi tersebut sebab merekalah yang akan mengendalikan dan membagi kesempatan berbicara. Jika anda mampu, posisikanlah diri anda sebagai moderator untuk memperoleh nilai lebih.
  3. Tiap kelompok diskusi akan di beri 1 (satu) kertas kosong untuk menuliskan hasil diskusi mereka. Disinilah peran Sekretaris akan sangat berperan, bila pada kelompok tersebut tidak ada sekretaris maka siapakah yang akan menuliskan hasil diskusi?. Jangan sekali-kali menuliskan hasil diskusi saat diskusi telah usai sebab akan menghabiskan waktu anda namun pada saat diskusi berlangsung usahakan tiap keputusan yang di hasilkan langsung di tuliskan. Usahakan untuk menuliskan nama tiap peserta diskusi pada kertas tersebut kemudian disusul dengan hasil keputusan diskusi. Bacakan hasil diskusi kelompok anda sekali lagi dengan suara lantang kepada anggota kelompok anda dan mintalah apakah ada yang tidak setuju dengan keputusan tersebut untuk membuktikan bahwa hasil tersebut merupakan keputusan bersama yang diakui bersama.

Bagaimana CONTOH soal dalam Diskusi kelompok /FGD PT. PLN Persero??

Soal diskusi kelompok / FGD PLN bervariatif atau bermacam-macam namun pada intinya secara garis besar, anda akan diberikan suatu masalah tentang kelistrikan kemudian terdapat beberapa poin pilihan tindakan yang harus diambil terkait dengan masalah tersebut. Pilihan tindakan yang tersedia dapat mencapai 10-20 pilihan sehingga hasil diskusi kelompok lah yang sangat berperan dalam menentukan skala prioritas dari masing-masing pilihan tersebut. Salah satu contoh diskusi adalah sebagai berikut:

  • Dalam suatu kabupaten yang jumlah penduduknya 1.000.000 jiwa, terdapat suatu sumber pembangkit listrik sebesar 5 MW, pembangkit tersebut sudah tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan listrik penduduk sebab beberapa penduduk sudah mulai mendirikan industri mikro yang membutuhkan daya listrik cukup besar. Akibat kekurangan listrik ini, sebagian besar wilayah harus mengalami pemadaman bergilir padahal dalam kabupaten tersebut potensi-potensi yang besar yang dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik seperti PLTA dan PLTAngin. Berikut ini beberapa tindakan yang dapat dilakukan, tentukan skala prioritasnya:
    1. Menggunakan PLTD yang berbiaya mahal
    2. Menentukan waktu-waktu khusus bagi industri mikro untuk beroperasi
    3. Meminjam dana dari bank Dunia untuk membangun pembangkit baru
    4. Mengundang Investor untuk mengembangkan pembangkit
    5. Menetapkan tarif lebih mahal bagi penduduk yang rumahnya mewah
    6. Membangun PLTN
    7. Memperbaiki sistem distribusi listrik yang ada

Contoh diatas hanya sebagai asumsi saja, Namun sebagian besar soal yang muncul redaksinya akan seperti diatas tergantung ruang lingkup apa yang akan diangkat oleh pihak rekrutmen PLN dalam diskusi tersebut sehingga kuncinya kuasailah bidang pendidikan anda. Ada pula sumber yang mengatakan bahwa soalnya dapat mengenai pemasangan Generator Set, mengenai pembangkit, mengenai sistem yang black out, pemanfaat SDA (Sumber Daya Alam) dan lain sebagainya.

Saya rasa sekian dulu tulisan saya mengenai Diskusi Kelompok / FGD PT. PLN Persero, semoga dapat berguna dan dapat membantu anda dalam melakukan persiapan menghadapi tes FGD ini. Saya doakan semoga anda semua LOLOS hingga tahap akhir dan menjadi karyawan PT. PLN (Persero). Bila sekiranya ada yang kurang jelas, ataupun ada yang ingin ditanyakan, jangan sungkan untuk membubuhkan komentar kamu di bawah tulisan ini. Saya akan menjawab setiap komentar anda tersebut.

Saran dan Komentar anda akan sangat berguna bagi saya untuk mengembangkan bakat dan keinginan saya dalam menulis, Mohon bubuhkan komentar kamu yaa, Terima kasih.

Copyright @efraimmasarrang.wordpress.com/April 2013

 

About these ads

Responses

  1. mas mohon informasi contoh bagaimana cara yang tepat penerapan metode LGD? TKS

    • mas maksudnya penerapan ini gimana yah gan?? saya bingung maksudnya agan nih… hehe maaf ya…
      aku pernah juga dapat LGD di salah satu perusahan swasta n soalnya tuh mengenai perusahaan logistik bgtu kayak tik* atau JN*,, kasusnya adalh pelanggan lari ke perusahan lain,, nah kita di suruh buat analisis kenapa bisa bgtu gan…
      kalo maksud agan nih gmna ya??

  2. mas kl pengalaman saya tes di PLN pas FGD tiap peserta dikasih kertas soal+jawaban,nah hasil dr kelompok di tulis di kertas itu jg (masing” peserta) jd g ada sekretaris/notulen..apa kl kasusnya sprti itu tetap harus ada sekretaris/moderator merangkap sekretaris?
    1 lg,kl hasil blm trcapai di 25 menit apa ttp harus dlnjutkan smpai dapat / hentikan?jika bgt apa semua dinyatakan gagal?
    Thanks

    • Ohh… kasus nya mas muhammad nur beda juga yah… Hmm.. bagusnya mas kondisiin saja.. kalo mmg tiap perserta harus menulis itu malah lebih baik soalnya nd perlu lagi menghabiskan waktu untuk memilih sekretarisnya.. tapi jika kertasnya mmg cuma 1 artinya kelompok tersebut Harus memiliki notulen mas.. Tempo hari kami di kasi 1 kertas kemudian diberi tahu jika kertas itu berisi hasil keputusan kelompok kami, jika tiap peserta ada yang mau menulis2 sendiri silakan siapkan kertas sendiri. yaa sperti itulah redaksinya… Usahakan jangan rangkapkan moderator dengan notulennya soalnya bakal kacau diskusi sebab moderator akan terpecah pikirannya dalam memimpin kelompok..

      Kalau 25 menit belum selesai yaa silakan lanjutkan sampai usai mas.. waktu itu hanya acuan aja.. kalo agan bisa berdiskusi dengan baik dlm wktu 25 menit itu dan mendapat keputusan itu malah akan lebih baik.. tapi jika tidak silakan dilanjutkan… skedar info.. teman saya ada jg yang lebih dari 30 menit masih lulus2 juga.. tapi hati-hati.. jika lebih dari waktu yang disediakan usahakan dalam diskusi itu kamu terlihat lebih berisi dan menonjol guna menutupi nilai akibat waktu yang tidak tepat..

      NB: BICARA n BICARA.. itulah yang dinilai PLN..

      • jika kita sbg moderator tapi ingin mengutarakan pendapat & masukan apa tidak apa2?/memang harus seperti peserta yg lain?/tetap fokus ke tugas sbg moderator yang hanya mengarahkan/mengontrol diskusi saja?

      • Justru sebagai moderator anda akan lebih mudah dalam mengeluarkan pendapat.. tiap pendapat yang di keluarkan oleh teman kelompok yang lain dapat anda saring, tambahkan, koreksi, ataupun membuat komentar itu menjadi lebih menarik. Jika kamu hanya mengarahkan saja tanpa membuat pendapat maka itu akan berakibat buruk bagi kamu… yang baik adalah, kamu bisa memberi kesempatan secara bergiliran pada teman kelompok anda dan jika sudah waktunya giliran tersebut mengenai anda maka anda dapat menarik kesimpulan dari pendapat teman-teman atau bahkan menyetujui salah satu dari pendapat teman kelompok tanpa menyinggung pendapat teman anda yang lain…
        Mungkin kamu bisa berkata seperti ini “saya setuju dengan pendapat teman-teman semua, hanya saja ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih keputusan tersebut, misalnya bla bla bla, nah menurut saya yang paling sesuai untuk keputusan ini adalah keputusan saudara/i A karena pertimbangan tadi, bagaimana apa kelompok setuju dengan ini?” Nah terkadang kelompok akan menanggapi ini kembali… disinilah fungsi moderator dalam me-manage waktu agar diskusi tidak berlarut-larut tanpa adanya keputusan yang tercipta. Moderatorlah yang harus memilih cara menagarhkan atau bahkan membuat keputusan yang mana yang sesuai, tetapi jangan pula ngotot, jika pendapat yang lain memang masuk akal, mengapa kita harus tidak setuju dengan pendapat itu kan…
        semoga terbantu.. :)

  3. ia sih memang sudah seharusnya begitu..tp kl posisi kita yg jd sekretaris bagaimana memposisikanya?soalnya kn merangkum pndapat peserta yg banyak aja susah,kshn jg dnk kl ga ikut berpendapat?
    Oia 1 lg mas punya file contoh GAT/Psikotest/akademik/toefl beserta jawabanya g?saya kesulitan mndapatkanya,hehe.Sebelum & sesudahnya saya ucapkan terima kasih banyak..semoga bermanfaat & kebaikan anda mendapakan balasan dari Tuhan YME..Aamiin..

    • Sekretaris dsni bukan utk merangkum, tapi hanya menuliskan hasil diskusi, mkasud saya… misalnya ada 10 point yang mesti di urutkan berdasarkan skala prioritas,, nah inilah fungsi sekretaris yang akan menulis ke-10 point tersebut berdasarkan hasil diskusi yang telah di sepakati bersama… Kan hal yang tidak mungkin anda langsung memutuskannya ke-10 nya langsung tetapi secara bertahap kan, 1 demi 1… nah tiap ada 1 keputusan langsung di tuliskan oleh sekretars,, saya rasa bukan hal yang sulit melakukan itu.. dan kemudian seorang sekretaris dapat mengajukan pendapat juga bukan hanya menulis saja,, malah yang menjadi sekretaris dan moderator akan mendapatkan point lebih sebab memiliki rangkap jabatan…

      oh iaa… kalo soal GAT dan lain-lain, saya ndak bisa bantu kalo mau berikan soal2 sperti itu… Tapi sy kasi sdikit bantuan saja… Kamu bisa cari soalnya di kaskus kock.. ada forum tntng PLN dstu.. n ada bbrapa yang sdh upload soalnya… makasih…

  4. pake bahasa apa gan FGD??english or indo??

    • Bhs InDO aja gan… hehe

  5. Menggambar pohon saat tes pln yg sesuai kriteria panitia gimana ya gan..?
    Buat teknik listrik

    • Sbenarnya bukan soal sesuai kriteria atau gimana… asal gambar pohonnya proporsional di tengah kertas, trus lengkap mulai dari akar, batang, daun, buah, bunga, pucuk, ranting, dll itu dah masuk kriteria gan…

  6. gan lo tes koran atau pauli itu yang dinilai apanya gan? mohon bantuannya gan,

    • Saya bukan ahlinya yaah.. tapi setidknya pemahaman saya seperti ini..
      Pauli kan dikerjakan dalam waktu singkat dan target yang tinggi dalam artian menuntut ketahanan kita dalam mengatasi tekanan yang tinggi. Biasanya grafik yang buruk itu jika terlalu bnyak lembahnya (Misalnya dalam satu sesi anda bisa menyelesaikan 50 angka tetapi pada hitungan sesi berikutnya tinggal 20 saja tanpa bisa bangkit lagi unutk mengejar yang 50 tadi). Yang baik adalah anda bnyak puncaknya dan konstan carra dan jumlah pengerjaannya… Intinya dari grafik yang kamu bentuk, dapat dilihat kamu mampu di tekan atau tidak sama tekanan kerja.

  7. terimakasih gan buat infonya. sangat bermanfaat dan semoga sukses

    • Iaa gan.. sama sama


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: